Rapat Dosen Semester Ganjil 2026/2027, Mas Yayasan Dorong Peningkatan Mutu dan Marwah Akademik Unpam
Published on: 25 Agu 2026

Berita
Tangerang Selatan – Mas Yayasan Universitas Pamulang, Dr.
Pranoto, S.E., M.M., menyampaikan sejumlah arahan strategis dalam Rapat
Dosen Semester Ganjil Tahun Akademik 2026/2027 yang digelar pada Senin
(24/8/2026) di Auditorium Darsono, Gedung Viktor, Kampus 2 Universitas
Pamulang.
Dalam sambutannya,
Pranoto menyoroti perkembangan mahasiswa, penguatan sarana dan prasarana,
peningkatan kualitas dosen dan tenaga kependidikan, pemanfaatan teknologi
informasi, serta pentingnya menjaga marwah akademik Universitas Pamulang.
Rapat dosen tersebut
menjadi momentum bagi Universitas Pamulang untuk melakukan evaluasi sekaligus
menyampaikan arah pengembangan institusi pada tahun akademik baru. Pranoto
mengawali sambutannya dengan menyampaikan apresiasi kepada seluruh dosen yang
hadir dan berkontribusi dalam menjalankan kegiatan pendidikan di lingkungan
Unpam.
Ia menyoroti kondisi
mahasiswa lama, termasuk proses registrasi yang masih berlangsung. Menurutnya,
perkembangan mahasiswa perlu menjadi perhatian bersama karena keberlangsungan
perguruan tinggi sangat berkaitan dengan kemampuan memberikan layanan pendidikan
yang berkualitas.
Pranoto juga
menyinggung adanya mahasiswa yang mengundurkan diri pada semester genap 2025.
Kondisi tersebut dinilai perlu menjadi bahan evaluasi agar perguruan tinggi
dapat memahami berbagai faktor yang memengaruhi keberlanjutan studi mahasiswa.
“Hal ini sangat
disayangkan karena tentu berdampak terhadap Unpam. Karena itu, kita harus terus
memperhatikan kebutuhan mahasiswa, baik dari sisi layanan, fasilitas maupun
kualitas pendidikan,” ujar Pranoto.
Dalam kesempatan
tersebut, Pranoto menjelaskan bahwa sarana dan prasarana menjadi salah satu
faktor yang diperhatikan mahasiswa ketika memilih perguruan tinggi, selain
aspek akreditasi. Karena itu, Universitas Pamulang terus melakukan pengembangan
fasilitas di sejumlah kampus.
Di Kampus Unpam Pusat,
misalnya, dikembangkan mini library dan dilakukan revitalisasi kantor
manajemen. Sementara di Kampus Viktor, terdapat pengembangan Masjid Darul Ulum
serta pembangunan fasilitas kantin.
Pengembangan juga
dilakukan di Kampus 3 Witana Harja. Pembangunan gedung teknik terus dilakukan
dan diikuti dengan pengembangan berbagai laboratorium serta fasilitas pendukung
pembelajaran. Kehadiran Program Studi Pendidikan Jasmani juga menjadi bagian dari
perkembangan program akademik di lingkungan kampus.
Sementara itu,
pembangunan Kampus Serang terus berjalan dan direncanakan berkembang hingga
lantai 10. Pengembangan fasilitas keagamaan juga dilakukan melalui pembangunan
musala yang menjadi bagian dari kolaborasi dengan pihak terkait.
Selain itu, gedung
serbaguna juga dipersiapkan untuk menunjang berbagai kegiatan akademik dan
kemahasiswaan.
Namun, Pranoto
menegaskan bahwa pembangunan Universitas Pamulang tidak hanya berorientasi pada
pembangunan fisik. “Peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi perhatian
penting, khususnya melalui peningkatan kualifikasi dan kompetensi dosen,”
ujarnya.
Universitas juga terus
mendorong berbagai program pelatihan dan pendampingan, termasuk kolaborasi
dengan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI). Program beasiswa pendidikan
doktor bagi dosen menjadi salah satu bentuk dukungan yayasan dalam meningkatkan
kualitas sumber daya manusia yang nantinya berkontribusi dalam pelaksanaan
tridarma perguruan tinggi.
Pengembangan tenaga
kependidikan juga menjadi perhatian. Pranoto menyampaikan adanya program
pelatihan dan beasiswa dengan skema ikatan dinas untuk mendukung peningkatan
kapasitas sumber daya manusia di lingkungan kampus.
Dalam bidang akademik,
publikasi ilmiah juga terus didorong, termasuk peningkatan kualitas jurnal
hingga jenjang SINTA. Pemanfaatan teknologi informasi pun diperkuat melalui
dukungan BPTI sebagai badan yang menangani pengembangan dan pengawasan
teknologi informasi. Pengawasan tersebut diperlukan untuk memastikan data
Universitas Pamulang tetap aman, terjaga, dan valid.
Pranoto juga
mengingatkan pentingnya kualitas lulusan. Menurutnya, lulusan perguruan tinggi
harus memiliki kompetensi utama dan kompetensi tambahan sehingga mampu bersaing
serta memiliki daya serap yang baik di dunia kerja.
“Lulusan jangan sampai
menjadi beban bagi masyarakat. Kita harus memastikan mereka memiliki kompetensi
yang dibutuhkan stakeholder dan mampu memberikan kontribusi setelah
menyelesaikan pendidikan,” katanya.
Selain pengembangan
akademik, Universitas Pamulang juga terus mengembangkan berbagai unit usaha,
mulai dari jasa katering hingga usaha konveksi. Pengembangan tersebut menjadi
bagian dari upaya memperkuat kemandirian institusi.
Menutup arahannya,
Pranoto menekankan pentingnya seluruh dosen menjaga marwah akademik.
Menurutnya, fasilitas kampus yang semakin besar harus diimbangi dengan kualitas
akademik, integritas, dan profesionalisme sivitas akademika.
“Jangan hanya
membangun kampus secara fisik. Kita juga harus menjaga kualitas dan marwah
akademik. Sarana boleh semakin besar dan lengkap, tetapi marwah akademik harus
tetap dijunjung tinggi,” tegasnya.
Rapat dosen Semester
Ganjil 2026/2027 diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat komitmen seluruh
dosen dalam meningkatkan mutu pendidikan, mendampingi mahasiswa, serta menjaga
nama baik dan marwah Universitas Pamulang.
Markom AP




