Dosen Prodi Administrasi Perkantoran Unpam Gelar Pengabdian Tentang Pemanfaatan Internet Bagi Generasi Z
Published on: 6 Nov 2025

Berita
Tangerang Selatan- Dosen Administrasi Perkantoran Menggelar
Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) berjudul “Pemanfaatan Internet untuk
Mendorong Kemandirian Bisnis Generasi Z” yang dilaksanakan di Kelurahan
Kedaung, Kecamatan Sawangan, Kota Depok.
Kegiatan ini menjadi
salah satu bentuk nyata kontribusi dunia akademik terhadap masyarakat dalam
menghadapi tantangan era digital. Kegiatan ini diselenggarakan oleh tim dosen
dan mahasiswa Program Studi Administrasi Perkantoran D-III, Universitas
Pamulang, yang terdiri atas Sapto Hadi Imambachri, B.Sc., MM. sebagai
narasumber utama, serta didukung oleh Deni Darmawan, M.Pd.I. dan Edi Junaedi,
S.E., MM. sebagai anggota pelaksana kegiatan.
Kegiatan PKM ini
berlangsung selama tiga hari, yaitu pada tanggal 7–9 Oktober 2025, bertempat di
Kantor Kelurahan Kedaung, Kecamatan Sawangan, Kota Depok. Kegiatan diikuti oleh
para aparatur kelurahan, pemuda karang taruna, pelaku usaha kecil, serta
pelajar dan mahasiswa yang tinggal di wilayah tersebut.
Kehadiran peserta
yang beragam ini menjadi nilai tambah tersendiri karena membuka ruang diskusi
lintas generasi mengenai bagaimana teknologi digital, khususnya internet, dapat
dimanfaatkan untuk membangun kemandirian ekonomi dan meningkatkan daya saing generasi
muda.
Acara kemudian
dilanjutkan dengan sesi pemaparan dari narasumber utama, Sapto Hadi Imambachri,
B.Sc., MM., yang menjelaskan tentang “Transformasi Digital dan Peluang Bisnis
di Era Internet”. Dalam sesi ini, beliau menekankan pentingnya kreativitas,
kecepatan adaptasi, serta kemampuan komunikasi digital sebagai modal utama
dalam membangun bisnis modern.
“Dalam era
digital saat ini, Generasi Z merupakan kelompok yang paling dekat dengan
teknologi dan internet. Namun, kedekatan tersebut belum selalu diiringi dengan
kemampuan untuk memanfaatkannya secara produktif,” ujar Sapto.
Banyak di antara
mereka yang masih menggunakan internet sebatas untuk hiburan, tanpa memahami
potensi besar yang dapat mendorong kemandirian ekonomi. Oleh karena itu,
kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan literasi digital masyarakat,
khususnya generasi muda.
“ Kita akan
memberikan tentang strategi membangun bisnis berbasis internet. Mendorong
terbentuknya mindset wirausaha digital di kalangan Gen Z. Menguatkan peran
masyarakat dan aparatur kelurahan dalam mendukung ekosistem bisnis digital
lokal,” ungkapnya.
Kegiatan dimulai
dengan sambutan dari Lurah Kedaung, yang menyampaikan apresiasi dan harapan
agar kegiatan ini dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda di wilayahnya
untuk lebih produktif dan mandiri.
Selanjutnya, Deni
Darmawan, S.Pd., M.Pd.I. memberikan materi tentang strategi pemasaran digital,
termasuk penggunaan media sosial seperti Instagram, TikTok, dan WhatsApp
Business sebagai sarana promosi efektif dengan biaya minim. Beliau juga
memberikan contoh nyata tentang bagaimana pelaku UMKM dapat meningkatkan
penjualan melalui konten yang menarik dan storytelling yang kuat.
Sesi berikutnya
dibawakan oleh Edi Junaedi, S.E., MM., yang membahas manajemen keuangan dan
strategi branding untuk bisnis daring. Peserta diajak memahami pentingnya
pengelolaan keuangan sederhana. “Pencatatan
digital menggunakan aplikasi gratis, serta pembuatan identitas merek yang kuat
agar bisnis mampu bertahan di tengah persaingan yang semakin ketat,” ujar Edi.
Untuk memperkuat
pemahaman, para peserta dibagi menjadi beberapa kelompok untuk melakukan simulasi
pembuatan rencana bisnis digital sederhana. Dalam kegiatan ini, setiap kelompok
diminta untuk merancang ide bisnis berbasis internet, menentukan target pasar,
membuat konsep konten promosi, serta menyusun strategi komunikasi digital.
Hasil simulasi kemudian dipresentasikan di hadapan narasumber dan peserta
lainnya, sehingga tercipta suasana pembelajaran yang interaktif dan aplikatif.
Kegiatan ini
memberikan dampak positif bagi para peserta. Berdasarkan hasil evaluasi dan
refleksi di akhir kegiatan, sebagian besar peserta menyatakan bahwa mereka
memperoleh wawasan baru tentang bagaimana internet dapat dimanfaatkan tidak
hanya untuk hiburan, tetapi juga untuk menghasilkan pendapatan dan menciptakan
peluang kerja mandiri. Peserta juga menjadi lebih percaya diri untuk mulai
mengembangkan ide bisnis pribadi dengan memanfaatkan media digital yang sudah
mereka kenal.
Selain itu,
aparatur kelurahan pun menyampaikan komitmen untuk terus mendukung kegiatan
serupa di masa mendatang, karena dinilai sangat relevan dengan kebutuhan
masyarakat saat ini, terutama dalam menghadapi tantangan ekonomi pascapandemi
dan persaingan global yang semakin terbuka.
Melalui kegiatan
PKM ini, dapat disimpulkan bahwa pemanfaatan internet secara produktif mampu
menjadi motor penggerak kemandirian ekonomi generasi muda. Internet membuka
peluang besar bagi siapa pun yang mau belajar, berinovasi, dan beradaptasi
dengan perubahan zaman. Generasi Z diharapkan tidak hanya menjadi pengguna
teknologi, tetapi juga menjadi pencipta peluang melalui bisnis digital yang
kreatif dan berdaya saing tinggi.
Dengan adanya
kolaborasi antara akademisi, pemerintah, dan masyarakat, kegiatan ini menjadi
contoh nyata bahwa pemberdayaan berbasis pengetahuan dan teknologi dapat
membawa dampak positif yang berkelanjutan. Harapannya, kegiatan semacam ini
terus dikembangkan di berbagai wilayah agar semakin banyak generasi muda yang
mampu berdiri di atas kaki sendiri melalui pemanfaatan internet secara bijak
dan produktif.
Kontributor : Sapto
Hadi Imambachri




