Mutu Layanan Pendidikan Program Studi Administrasi Perkantoran Semester Ganjil 2024-2025
Published on: 10 Agu 2025

Berita
Berdasarkan
Tabel 42 dapat disimpulkan bahwa dari ke-5 (lima) karakteristik mutu penilaian
pembelajaran tersebut terdapat 5 (lima) karakteristik di terima dan 0 (nol)
karakteristik perlu diperbaiki dengan instrumen yang dapat diterima sebanyak 15
(lima belas) dan yang perlu diperbaiki sebanyak 0 (nol), dan secara keseluruhan
mutu pelaksanaan penilaian pembelajaran memiliki nilai TKM yaitu 90.09%
sehingga tergolong kriteria sangat baik dengan rekomendasi yaitu diterima.
Tingkat
Kepuasan Mahasiswa (TKM) Terhadap
Layanan Pendidikan Mencapai 90,09%, Semua Indikator Diterima dengan Kriteria
"Sangat Baik"
Pada
tahun akademik Ganjil 2024/2025, hasil survei tingkat kepuasan mahasiswa
terhadap layanan pendidikan menunjukkan hasil yang sangat menggembirakan.
Berdasarkan Tabel tersebut tentang Hasil Pengukuran Kepuasan Mahasiswa Atas
Layanan Pendidikan, tercatat bahwa seluruh indikator layanan memperoleh tingkat
kepuasan tinggi dengan total rata-rata TKM (Tingkat Kepuasan Mahasiswa) sebesar
90,09%. Angka ini menunjukkan bahwa layanan pendidikan yang diberikan telah
memenuhi ekspektasi mahasiswa secara menyeluruh.

Survei ini mengukur
lima indikator kepuasan utama, yaitu:
1. Keandalan
(reliability) – TKM: 88,21%
2. Daya tanggap
(responsiveness) – TKM: 88,25%
3. Kepastian
(assurance) – TKM: 88,38%
4. Empati (empathy)
– TKM: 88,31%
5. Tangible – TKM:
88,25%
Kelima
indikator tersebut mendapatkan kategori “Sangat Baik” dan rekomendasi diterima,
menandakan bahwa mahasiswa merasa puas dengan layanan yang diberikan, baik dari
segi kejelasan informasi, ketanggapan layanan, profesionalitas staf, maupun
fasilitas fisik yang disediakan.
Secara
khusus, indikator kepastian (assurance) menjadi aspek yang memperoleh nilai
indeks tertinggi, mencerminkan kepercayaan mahasiswa terhadap kompetensi tenaga
pendidik dan staf administrasi dalam memberikan layanan.
Dengan
hasil ini, Prodi Administrasi Perkantoran D-III diharapkan dapat mempertahankan
dan bahkan meningkatkan mutu layanan pendidikan, terutama dengan terus
mendengarkan aspirasi mahasiswa sebagai pengguna utama layanan akademik.
Admint : Markom AP




