Dosen Administasi Perkantoran D-3 Gelar PKM Tentang Mengelola Potensi SDM Anak secara Optimal
Published on: 9 Mei 2026

PKM
ADMINISTRASI PERKANTORAN- Dalam rangka mengoptimalkan potensi sumber daya manusia anak sejak usia
dini, dosen Program Studi Administrasi Perkantoran D-3 Universitas Pamulang
melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) selama tiga hari, pada
23–25 April 2026, di Bani Al Haq Islamic School Play Group and Kindergarten,
Tangerang.
Kegiatan ini dipimpin oleh Waluyo, S.Pd., M.M., dengan narasumber
Sugiyarto, S.E., M.M., dan Harjoyo, S.E., M.M., dibantu oleh tiga orang
mahasiswa serta peserta terdiri dari oranbg tua murid dan guru sebanyak 25
orang.
Kegiatan PKM ini menitikberatkan pada pentingnya kolaborasi antara orang
tua dan sekolah dalam mengelola dan mengembangkan potensi anak secara optimal.
Silahkan baca juga : Dosen Administrasi Perkantoran Unpam Gelar PKM tentang Penguatan Pendidikan Karakter Religius
Acara dibuka dengan sambutan dari Dean Herdesviana, pembina yayasan, yang
menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan ini. Dean menekankan bahwa
dukungan yayasan terhadap guru, orang tua, dan anak-anak sangat penting dalam
menciptakan lingkungan belajar yang menyeluruh dan kondusif.
“Kita disini kumpul ikhlas karena Allah, semoga ada ilmu yang bisa kita
ambil ya ibu-ibu,” ujarny Dean.
Sementara itu, Ahmad Farabi, pembina yayasan lainnya, menekankan perlunya
sinergi antara sekolah dan keluarga untuk menumbuhkan karakter, bakat, dan
keterampilan anak sejak usia dini.
“Kita perlu kolaborasi untuk menciptakan lingkungan sekolah yang kondusif
sehingga tumbuh kembang anak sehat dan berkarakter,” ujarnya.
Waluyo dalam sambutannya menegaskan akan kerja sama yang terjalin antara
orang tua dan sekolah sangat penting dalam membangun lingkungan belajar yang
kondusif.
“Di sekolah anak dapat tumbuh secara seimbang baik dari segi akademik maupun karakter,” ujar Waluyo.
Hari pertama kegiatan diisi oleh Sugiyarto, yang menyampaikan materi mengenai peran orang tua dalam mendukung proses pembelajaran anak.
“Menekankan pentingnya komunikasi efektif antara orang tua dan guru, serta
keterlibatan aktif orang tua dalam kegiatan sekolah untuk memaksimalkan
perkembangan anak,” kata Sugiyarto.
Pada hari kedua, Waluyo memaparkan strategi sinergi antara guru dan orang
tua, yang mencakup pemantauan perkembangan, pemberian umpan balik konstruktif,
serta kolaborasi dalam kegiatan edukatif dan kreatif.
Menurutnya, keterlibatan kedua pihak dapat menciptakan lingkungan belajar
yang aman, nyaman, dan mendukung perkembangan holistik anak.
Hari ketiga kegiatan diisi dengan sesi interaktif yang dipandu oleh
Harjoyo, di mana peserta berdiskusi, berbagi pengalaman, dan membahas studi
kasus terkait manajemen potensi anak di sekolah.
“Acara ditutup dengan pemberian plakat, cinderamata, dan dokumentasi foto
bersama sebagai simbol apresiasi atas partisipasi aktif semua pihak,” ujar
Harjoyo.
Hasil dari kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kemampuan guru dan
orang tua dalam mengelola potensi anak secara optimal, mendorong partisipasi
aktif, dan memastikan setiap anak mendapatkan perhatian yang sesuai dengan
kebutuhan dan bakatnya.
Dengan demikian, kolaborasi antara orang tua dan sekolah menjadi fondasi
penting dalam pembentukan karakter dan prestasi anak di masa depan.
Penulis: Harjoyo (Dosen Administrasi Perkantoran
Universitas Pamulang)
Artikel sudah diterbitkan di media Melintas.id




