Mahasiswa Administrasi Perkantoran D-3 Unpam Edukasi Siswa SDN Jombang 02 tentang Penggunaan Gadget yang Bijak
Published on: 14 Jun 2026

PKM, Berita
Tangerang Selatan – Mahasiswa Program Studi Administrasi
Perkantoran D-III Universitas Pamulang (Unpam) menggelar kegiatan Pengabdian
Kepada Masyarakat (PKM) bertema “Pentingnya Penggunaan Gadget Secara Bijak dan
Bertanggung Jawab” di SD Negeri Jombang 02 pada Kamis (4/6/2026).
Kegiatan yang
berlangsung di lingkungan sekolah tersebut bertujuan memberikan edukasi kepada
siswa dan siswi sekolah dasar mengenai pemanfaatan teknologi digital secara
positif, aman, dan bertanggung jawab di tengah pesatnya perkembangan teknologi
informasi.
Kegiatan yang dimulai
sejak pagi hari itu disambut antusias oleh para siswa dan guru pendamping.
Sebelum memasuki materi utama, mahasiswa pelaksana PKM terlebih dahulu
memperkenalkan diri serta menjelaskan tujuan kegiatan yang akan dilaksanakan.
Suasana kelas
berlangsung hangat dan interaktif karena materi disampaikan dengan bahasa yang
sederhana dan mudah dipahami oleh siswa sekolah dasar.
Pada sesi pertama,
Nurul Fadillah menyampaikan materi mengenai pengertian gadget dan penggunaannya
dalam kehidupan sehari-hari. Ia menjelaskan bahwa gadget seperti telepon
pintar, tablet, dan laptop memiliki banyak manfaat apabila digunakan secara
tepat dan sesuai kebutuhan.
Para siswa diajak
memahami perbedaan antara penggunaan gadget yang produktif dan tidak produktif.
Melalui sesi tanya jawab yang komunikatif, siswa tampak aktif menyampaikan
pengalaman mereka dalam menggunakan gadget di rumah maupun di sekolah.
“Gadget bisa menjadi
alat yang sangat bermanfaat untuk belajar, mencari informasi, dan
berkomunikasi. Namun penggunaannya harus sesuai kebutuhan agar memberikan
manfaat yang positif,” jelas Nurul di hadapan peserta.
Materi berikutnya
disampaikan oleh Jasmien Dwi Putri Al-ghany yang membahas mengenai etika
penggunaan gadget. Dalam pemaparannya, ia menekankan pentingnya sikap bijak dan
bertanggung jawab saat menggunakan teknologi digital.
Jasmine menjelaskan
bahwa beberapa etika yang perlu diterapkan antara lain menggunakan gadget
sesuai kebutuhan, tidak menggunakan kata-kata kasar saat berkomunikasi di media
digital, tidak bermain gadget ketika kegiatan belajar berlangsung, serta
membatasi waktu penggunaan agar tidak berlebihan.
Selain itu, siswa juga
diberikan pemahaman mengenai pentingnya menghormati orang lain di dunia
digital. Mereka diajak untuk tidak melakukan perundungan, mengejek teman,
maupun menyebarkan informasi yang belum tentu benar.
“Media digital harus
digunakan untuk hal-hal yang positif. Kita harus tetap menghargai orang lain
meskipun berkomunikasi melalui media sosial atau permainan daring,” ujar
Jasmine.
Pada sesi ketiga, Chintya
Lestari menjelaskan dampak positif dan negatif penggunaan gadget. Ia
menerangkan bahwa gadget dapat membantu proses belajar, memudahkan pencarian
informasi, menyediakan video edukatif, serta memperlancar komunikasi dengan
orang lain.
“Penggunaan gadget
yang berlebihan juga dapat menimbulkan berbagai dampak negatif, seperti
kelelahan mata, kurangnya aktivitas fisik, berkurangnya waktu belajar, hingga
menurunnya kemampuan bersosialisasi dengan lingkungan sekitar,” ujar Chintya.
Karena itu, Chintya
mengajak siswa untuk menggunakan gadget secara proporsional dan tetap
meluangkan waktu untuk berinteraksi dengan keluarga maupun teman-teman.
Materi selanjutnya
disampaikan oleh Selvika Tria Herlintia Ningsih yang membahas kelebihan
dan kekurangan penggunaan gadget serta tips penggunaan yang bijak. Ia mengajak
siswa untuk mengatur waktu penggunaan gadget, memanfaatkan teknologi untuk
kegiatan yang bermanfaat, dan menjaga keseimbangan antara aktivitas digital dengan
aktivitas di dunia nyata.
“Melalui pendekatan
yang komunikatif dan disertai contoh-contoh sederhana, para siswa terlihat
semakin memahami pentingnya mengendalikan penggunaan gadget agar tidak
menimbulkan dampak negatif bagi kesehatan maupun prestasi belajar,” ungkap
Selvika.
Sebagai sesi penutup
materi, Laiha Azrina Ali menyampaikan berbagai contoh kasus nyata terkait
penggunaan gadget yang tidak terkontrol. Ia menjelaskan bahwa penggunaan gadget
secara berlebihan dapat menyebabkan penurunan prestasi belajar, berkurangnya
waktu istirahat, serta hilangnya fokus saat mengikuti pelajaran di sekolah.
“Ya kita harus bijak
menggunakan gadget jangan sampai malah menghambat pelajaran,” kata Laiha.
Pada sesi ini, siswa
juga diberikan berbagai solusi untuk mengatur waktu bermain gadget dengan lebih
baik. Peran orang tua dan guru dalam melakukan pendampingan serta pengawasan
turut menjadi salah satu poin penting yang disampaikan.
Untuk meningkatkan
pemahaman peserta, kegiatan diakhiri dengan mini kuis yang berlangsung meriah.
Para siswa tampak antusias menjawab pertanyaan yang diberikan dan menunjukkan
pemahaman yang baik terhadap materi yang telah disampaikan.
Kegiatan Pengabdian
Kepada Masyarakat ini kemudian ditutup dengan sesi dokumentasi dan foto bersama
antara mahasiswa pelaksana PKM, siswa, serta guru pendamping SDN Jombang 02.
Momen tersebut menjadi simbol keberhasilan kegiatan yang berlangsung lancar dan
penuh semangat.
Melalui kegiatan ini,
mahasiswa Administrasi Perkantoran D-III Universitas Pamulang berharap edukasi
yang diberikan dapat membantu siswa memahami pentingnya penggunaan gadget
secara bijak dan bertanggung jawab. Dengan dukungan sekolah, keluarga, dan lingkungan
sekitar, diharapkan lahir generasi digital yang cerdas, aman, kreatif, dan
beretika dalam memanfaatkan teknologi di era modern.
Liputan Langsung : Selvika Tria Herlintia Ningsih (Mahasiswi Administrasi Perkantoran D-3 Unpam)
Artikel ini sudah diterbitkan di Melintas.id




