Praktisi Mengajar PT. Pegadaian Hadir di Universitas Pamulang: Kupas Investasi Emas untuk Mahasiswa Lintas Prodi
Published on: 21 Sep 2025

Berita
ADMINISTRASI
PERKANTORAN – Universitas
Pamulang (Unpam) kembali menggelar kuliah tamu dengan menghadirkan praktisi
industri dari PT. Pegadaian sebagai mitra strategis. Kegiatan ini berlangsung
pada Senin (15/9/2025) di kampus Viktor Universitas Pamulang, Jalan Raya
Puspitek No. 10, Serpong, Tangerang Selatan.
Kuliah praktisi ini
mengangkat judu “Investasi Emas: Strategi, Risiko, dan Peluang Masa Depan”,
diikuti oleh mahasiswa dari empat program studi, yakni Manajemen (S1),
Akuntansi (S1), Administrasi Perkantoran (D-III), dan Akuntansi Perpajakan
(D-IV).
Acara ini merupakan
bagian dari implementasi kerjasama Memorandum of Agreement (MoA) antara
Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Pamulang dengan PT. Pegadaian.
Kerja sama ini tidak hanya bersifat simbolis, melainkan diwujudkan melalui
praktik nyata dalam proses pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan industri.
Dengan demikian,
mahasiswa diharapkan dapat memperoleh pengetahuan yang lebih aplikatif dan
mampu menjembatani teori akademik dengan pengalaman lapangan.
Dalam sambutannya,
pihak Kaprodi Administrasi Perkantoran menegaskan bahwa menghadirkan praktisi
industri adalah salah satu langkah nyata Universitas Pamulang untuk memperkuat
kualitas pembelajaran.
”Melalui interaksi
langsung dengan praktisi, mahasiswa bisa memahami secara konkret dinamika
industri, tantangan, dan peluang yang ada. Praktisi mengajar seperti ini
menjadi media yang sangat penting untuk meningkatkan kompetensi mahasiswa.
Dengan bertemu langsung dengan ahli industri, mahasiswa dapat menyerap
pengalaman, wawasan, serta keterampilan yang tidak selalu bisa didapatkan di ruang
kelas konvensional,” ujar Desilia Purnama Dewi.
Pada sesi kuliah tamu,
perwakilan dari PT. Pegadaian menyampaikan materi yang komprehensif mengenai
investasi emas, mulai dari konsep dasar, mekanisme pembelian dan penyimpanan,
analisis risiko, hingga tren pasar logam mulia di Indonesia.
Peserta diajak
memahami bahwa investasi emas bukan sekadar membeli dan menyimpan, tetapi juga
membutuhkan strategi dan perhitungan matang. Faktor fluktuasi harga emas,
kondisi perekonomian global, hingga kebijakan moneter turut menjadi variabel
yang harus diperhatikan oleh investor.
PT. Pegadaian juga
memaparkan layanan dan produk investasi emas yang telah dikembangkan, termasuk
tabungan emas digital yang memungkinkan masyarakat berinvestasi secara
fleksibel dengan nominal kecil. Dengan sistem ini, mahasiswa diperkenalkan pada
peluang investasi yang lebih inklusif dan dapat dijangkau berbagai kalangan.
“Emas adalah instrumen investasi yang relatif stabil, namun tetap memiliki risiko. Penting bagi investor, termasuk mahasiswa, untuk memahami aspek fundamental, mekanisme pasar, serta tren jangka panjang agar dapat memanfaatkan peluang sekaligus meminimalisasi risiko,” jelas narasumber dari PT. Pegadaian.

Kegiatan praktisi
mengajar ini disambut antusias oleh mahasiswa dari berbagai program studi.
Diskusi interaktif berlangsung hangat, ditandai dengan banyaknya pertanyaan
seputar strategi investasi, keamanan penyimpanan emas, serta peluang bisnis
yang dapat dikembangkan berbasis logam mulia.
Mahasiswa Program
Studi Administrasi Perkantoran, misalnya, menanyakan relevansi investasi emas
dengan pengelolaan keuangan organisasi. Sementara itu, mahasiswa Akuntansi
menyoroti aspek pencatatan akuntansi dan implikasi pajak dari investasi emas.
Hal ini menunjukkan bahwa kuliah tamu tidak hanya menambah wawasan umum, tetapi
juga dapat diintegrasikan dengan bidang keilmuan masing-masing program studi.
Universitas Pamulang
menekankan bahwa program praktisi mengajar ini merupakan langkah nyata dalam
mendekatkan mahasiswa dengan dunia industri. Kehadiran PT. Pegadaian sebagai
mitra strategis diharapkan mampu memperkuat kesiapan kompetensi lulusan, baik untuk
memasuki dunia kerja maupun mengembangkan wirausaha.
Selain itu, kegiatan ini menjadi bukti bahwa kampus tidak hanya menekankan aspek teori, tetapi juga mendorong mahasiswa untuk memahami bagaimana ilmu pengetahuan dapat diimplementasikan secara nyata di lapangan. Dengan demikian, lulusan Universitas Pamulang diharapkan memiliki daya saing lebih tinggi di era persaingan global.
Menutup kegiatan,
pihak kampus menyampaikan harapan agar kerja sama dengan PT. Pegadaian tidak
berhenti pada kuliah tamu semata, melainkan dapat berkembang menjadi
program-program berkelanjutan.
Bentuk kerja sama lain
yang potensial di antaranya adalah program magang, riset bersama, hingga
pengembangan literasi keuangan bagi mahasiswa dan masyarakat luas.
“Kami berharap,
kegiatan ini dapat membuka wawasan mahasiswa bahwa dunia investasi, khususnya
emas, tidak hanya sebatas teori tetapi bisa menjadi peluang nyata. Dengan
kolaborasi berkelanjutan, mahasiswa Universitas Pamulang akan semakin siap
menghadapi dunia kerja sekaligus menumbuhkan jiwa kewirausahaan,” tutur
perwakilan FEB.
Kegiatan praktisi
mengajar dari PT. Pegadaian ini menjadi langkah penting bagi Universitas
Pamulang dalam menghadirkan pembelajaran berbasis industri yang relevan dengan
perkembangan zaman. Dengan sinergi antara dunia akademik dan dunia profesional,
diharapkan lahir generasi muda yang lebih adaptif, inovatif, dan kompetitif di
masa depan.
Markom : Administrasi
Perkantoran




