Dosen Administrasi Perkantoran Unpam Ikuti “Creator Academy 2025”: Dongkrak Branding Kampus Lewat Konten Kreatif
Published on: 17 Nov 2025

Berita
ADMINISTRASI PERKANTORAN — Universitas Pamulang kembali menggelar
program pengembangan kreativitas digital bertajuk Unpam Creator Academy
2025 yang berlangsung Rabu-Kamis (12–13/11/2025) di Ruang Anggrek
Kampus II Unpam. Kegiatan ini diikuti para dosen dan mahasiswa dari berbagai
program studi, termasuk dosen Administrasi Perkantoran, yang bertugas sebagai
tim marketing komunikasi (markom) untuk memperkuat citra kampus di ruang
digital.
Kegiatan dihadiri oleh
Ketua Yayasan Sasmita Jaya, Dr. Pranoto, S.E., M.M, yang dalam sambutannya
menekankan pentingnya peran markom dari setiap prodi dalam memperluas jangkauan
informasi tentang Unpam. Menurutnya, keberadaan konten kreatif, website yang
informatif, dan aktivitas media sosial yang konsisten akan meningkatkan kepercayaan
publik terhadap kualitas Unpam.
“Saya mengucapkan
terima kasih kepada seluruh markom dari berbagai prodi yang hadir. Kehadiran
dan kontribusi Anda semua membuat Unpam semakin dikenal luas melalui penyajian
konten yang jelas, menarik, dan mampu menjangkau masyarakat,” ungkapnya.
Ia juga menegaskan
bahwa dalam era digital, citra institusi pendidikan sangat ditentukan oleh
kemampuan dalam mengemas informasi secara kreatif dan dekat dengan kebutuhan
calon mahasiswa maupun masyarakat umum.
Kegiatan dua hari ini
menghadirkan narasumber profesional di bidang konten kreatif, produksi konten,
strategi media sosial, serta analisis performa konten. Para peserta
diperkenalkan pada kerangka berpikir kreatif yang terbagi ke dalam tiga fokus
utama.
“ Materi yang disampaikan
tentang Strategi dan Narasi (The Way & The What), Produksi Konten Analisis
dan Assessment (The How & The Measure) Materi tersebut membantu peserta
memahami bagaimana merancang konten secara strategis, sekaligus menilai
dampaknya melalui indikator digital yang terukur,” ujar Buko Vinaring, M.I.KOM.,
sebagai narasumber kegiatan ini
Vina, begitu ia
disapa, bahwa menurut data Unpam menjadi menarik terkait performa digital.
“Volume pencarian ‘UNPAM’ dalam 12 bulan terakhir lebih tinggi dibanding
‘Universitas Terbuka’,” ujarnya. Selain itu, sejumlah kata kunci seperti Mentari
UNPAM dan SPMB UNPAM tercatat mengalami peningkatan signifikan,”
ungkapnya.
Menurutnya, tren ini
menjadi sinyal positif bahwa minat masyarakat terhadap Unpam terus bertumbuh.
Namun, pihak kampus tetap harus berinovasi dalam produksi konten dan memperkuat
identitas digitalnya.
Dalam sesi berikutnya,
Vina menjelaskan pentingnya memahami pilar konten yang relevan dengan brand
kampus dan kebutuhan audiens. Ia menekankan bahwa konten efektif harus menjawab
dua hal: apa yang ingin disampaikan brand dan apa yang ingin diketahui audiens.
Selain itu, Vina
memperkenalkan strategi klasik namun tetap efektif dalam dunia komunikasi. “Ada
strategi AIDA yaitu Attention: Menarik perhatian dalam 3 detik pertama. Interest:
Membangun rasa ingin tahu atau minat audiens. Desire: Menunjukkan manfaat dan
hasil yang dapat dirasakan. Action: Mengajak audiens melakukan tindakan
tertentu, seperti mengunjungi website, mengisi formulir, atau membagikan konten,”
jelasnya.
AIDA ini bisa
diterapkan pada video pendek, caption, artikel, maupun desain visual. Intinya,
konten harus relevan, ringkas, dan langsung menyentuh kebutuhan audiens.
Dalam sesi materi selanjutnya
ada Dr. Li Eka Margianti, selaku Humas Unpam, menjelaskan pentingnya penanganan
komentar di media sosial. Ia menegaskan bahwa merespons komentar bukan hanya
tentang menjawab, tetapi juga menjaga citra kampus dan membangun hubungan
dengan audiens.
“Menanggapi komentar
positif berarti mengapresiasi audiens, membuat mereka merasa dilihat dan
didengar. Selain itu, kita memperkuat sentimen positif, menunjukkan sisi
humanis institusi, serta membangun loyalitas komunitas,” ujarnya.
Strategi ini dinilai
penting untuk membangun interaksi digital yang sehat dan menjaga reputasi
kampus secara berkelanjutan.
Para dosen dan
mahasiswa yang tergabung dalam tim markom tampak antusias mengikuti setiap
sesi. Tidak sedikit peserta yang aktif bertanya dan berbagi pengalaman dalam
mengelola media sosial prodi masing-masing.
Salah satu sesi yang
paling dinantikan adalah praktik langsung membuat video singkat. Dalam sesi
ini, peserta diberi waktu untuk merancang konsep, lalu langsung memproduksi
konten menggunakan ponsel masing-masing. Hasilnya pun beragam, mulai dari video
promosi prodi, profil kegiatan mahasiswa, hingga tutorial singkat.
Antusiasme tersebut
menunjukkan bahwa para peserta memiliki potensi besar untuk menjadi komunikator
digital kampus. Karena itu, kegiatan ini juga dirancang untuk menyiapkan talent
prodi yang berpotensi menjadi influencer kampus.
Selain memaksimalkan
website resmi, Unpam mendorong setiap prodi dan lembaga untuk aktif
memanfaatkan platform digital untuk mempromosikan aktivitas akademik, prestasi
mahasiswa, hingga layanan akademik. Peserta dilatih menggunakan aplikasi
editing video yang mudah dan praktis untuk menghasilkan konten yang menarik dan
dapat dibagikan di media sosial prodi masing-masing.
Hal ini dinilai
penting untuk memastikan pesan kampus tersampaikan dengan gaya yang lebih segar
dan dekat dengan generasi muda.
Kegiatan Unpam Creator
Academy 2025 ditutup dengan foto bersama penuh semangat. Para peserta
meninggalkan ruangan dengan bekal keterampilan baru, wawasan strategi digital,
serta motivasi untuk membawa nama baik Unpam melalui konten kreatif yang
berkualitas.
Kehadiran dosen
Administrasi Perkantoran dalam kegiatan ini menunjukkan komitmen prodi untuk
terus meningkatkan kapasitas dalam bidang komunikasi digital. Melalui pelatihan
ini, Unpam berharap dapat melahirkan lebih banyak kreator konten yang tidak
hanya kreatif, tetapi juga mampu menjadi duta digital kampus di era media
sosial yang semakin dinamis.
Markom : Administrasi
Perkantoran




